Perguran silat terbesar

1 ) Silek Harimau, Minangkabau. Silek Harimau Minangkabau adalah aliran seni beladiri yang berkembang di Minangkabau,       Sumatera Barat. Silat diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat di sana bukan hanya sebagai kemampuan beladiri,   tapi juga sebagai warisan budaya. Dengan kuda-kuda yang kukuh dan daya tinju yang keras, Silek Harimau seolah menggambarkan keganasan dan kekerasan seekor Harimau Sumatera. 

2 ) Silat Merpati Putih, Yogyakarta. Merpati Putih merupakan pencak silat yang berkembang dari tradisi Jawa sejak tahun 1550. Didirikan tanggal 2 April 1963 di Yogyakarta. Aliran ini mempunyai kurang lebih 85 cabang dalam negeri dan 4 cabang luar negeri, dengan jumlah kelompok latihan yang sangat banyak dan lulusan di seluruh Indonesia yang mencapai jutaan. Pencak silat ini dikenal juga dengan nama “Beladiri Tangan Kosong” (Betako).

3 ) Silat Cimande, Jawa Barat. Cimande adalah aliran maenpo (Silat Sunda) di daerah Tari Kolot, Cimande, Bogor, Jawa Barat. Cimande adalah sebuah aliran pencak silat yang tergolong tua, besar, terkenal dan memiliki pengaruh pada aliran lainnya di Pulau Jawa. Cimande memiliki lima aspek yaitu aspek olahraga, seni budaya/tradisi, beladiri, spiritual dan pengobatan. Aspek terakhir, yaitu pengobatan (termasuk pijat/ atau urut gaya Cimande dan pengobatan patah tulang), sangat terkenal di masyarakat luar Cimande sekali pun.

Sumber: http://www.zvelite.com/2013/01/perguruan-silat-terbesar-di-indonesia.html#ixzz2fuoanyfv

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s